Penanganan awal mengatasi Laptop Mati Total

Kali ini lebih ke teori ato sekedar obrolan santai ya.

Untuk beberapa saat kedepan, kita akan membahas tentang SOP atau Standart Operasional Prosedur pada saat Laptop bermasalah. Atau istilah awamnya adalah Penanganan Awal yang akan kita lakukan saat laptop rusak. Berhubung banyak jenis kerusakan yang sering dan banyak kita jumpai pada laptop, maka Cara analisa dan cara mengatasi Kerusakannya akan saya buat per video. Jadi, Simak terus video ini sampai habis.

Sekarang kita akan bahas tentang Laptop mati total. Bisa dikatakan mati total, karena ketika kita colok cas ke laptop, tidak ada tanda kehidupan seperti lampu indikator yang menyala, tidak hidup ketika kita tekan tombol power. Kerusakan seperti ini adalah contoh kerusakan pada Hardware. Bisa disebabkan oleh kerusakan adaptor atau cars laptop, konektor laptop, ataupun kerusakan pada mainboard yang disebabkan oleh korslet atau hal yang lain.

Jadi, yang Pertama kita lakukan adalah pengecekan output tegangan pada adaptor atau carsnya. Lakukan pengecekan dengan menggunakan multitester untuk mengetahui apakah dari adaptor ini mengeluarkan tegangan atau tidak. Jika tidak ada multitester, bisa minjam dulu adaptor yang sama ke teman atau saudara yang punya laptop sejenis, atau sama merk dan type.

Ada beberapa adaptor laptop yang menggunakan led di adaptornya. Jadi sekarang kita perhatikan lampu led indikator pada adaptor. Pada saat adaptor dicolokkan ke sumber tegangan. Alias stop kontak. Kalau yang ada lampu indikator, biasanya langsung nyala. Dan kalau tidak nyala, berarti adaptornya rusak. Atau Jika lampu adaptor menyala, dan kemudian lampunya berkedip atau mati saat di kepala adaptor dicolokkan ke port charger di laptop. Segera mungkin untuk dicabut, karena sudah bisa dipastikan bahwa ada komponen di mainboard yang korslet atau short.

Dan untuk memudahkan melihat indicator short atau korslet pada motherboard laptop adalah dengan melihat indikator arus pada layar PSU digital. Jika pada saat penggunaan PSU berbunyi, tegangan yang sudah di set turun secara drastis sedangkan amper meningkat, ini menandakan motherboard dalam kondisi short. Nah kalo sudah begitu, lepas semua part yang bisa dilepas. Mulai dari ram, wifi card, soket harddisk, dvd, dan lain sebagainya. Lalu cek lagi kalau masih short. Turunkan tegangan PSU ke 5v atau kurang dari 10v, lalu raba satu persatu komponen di mainboard. Cek kalau ada yang panas, lalu eksekusi.

Lalu bagaimana jika adaptor ada tegangan, dan ketika colok port adaptor tidak terjadi short? Itulah fungsi skema, kita cek tegangan input adaptor lari kemana saja. Lalu cek satu persatu tegangan wajib yang harus keluar dari ic power. Jika ada yang tidak keluar, bisa dipastikan komponen tersebut harus diganti. 

Okay, sepertinya cukup sampai disini dulu curcol singkatnya. Kalau ada yang mau ditanyakan, bisa langsung koment saja dibawah. 

Bagikan: