Menggabungkan Drive C dan Drive D

Bagaimana Menggabungkan Drive C dan Drive D?

Menggabungkan Drive C dan Drive D

Halo Sobat Teknisi - Sebagai partisi sistem, drive C harus mudah kehabisan ruang. Dengan demikian, drive D yang bersebelahan dengannya akan banyak membantu. Menggabungkan drive C dan drive D dapat memperluas ruang partisi C.


Kita tahu bahwa drive C sangat penting bagi komputer. Jika partisi C kehabisan ruang, itu akan membuat efek besar pada properti seluruh sistem, bahkan kecepatan operasi. Jadi, menjaga drive C ruang penuh benar-benar diperlukan, dan drive D tetangganya akan sangat membantu untuk memperpanjang volumenya.


Mengapa Kita Harus Menggabungkan Drive C dan Drive D?


Ketika partisi C tidak memiliki cukup ruang, kita harus mencari cara untuk memperluasnya. Ada banyak cara untuk memperpanjangnya. Misalnya, menghapus file sampah di partisi untuk mengurangi penggunaan ruang atau memperluas seluruh volume dengan mengambil tempat dari partisi lain, seperti menggabungkan drive C dan drive D. Kebanyakan orang tahu bahwa mengubah ukuran C: akan me-restart komputer. Tetapi jika kita menggunakan asisten partisi untuk melakukannya, kita dapat menghindari hal sialan ini.


Gabungkan C Dive dan D Drive tanpa Restart Komputer


Sangat menarik bagi klien yang memperpanjang partisi C tanpa me-restart komputer. Kita dapat memecahkan masalah dengan mudah dengan menggunakan AOMEI Partition Assistant Professional, alat luar biasa yang dapat mengubah ukuran partisi, membuat partisi, menghapus partisi, dan sebagainya. Yang penting, ini juga mendukung unduhan gratis. Keajaibannya adalah bahwa di bawah bantuan asisten partisi, kami akan menggabungkan dua partisi yang berdekatan menjadi satu tanpa mengubah data. Ini sangat nyaman bagi kami.


Sebelum kita menggunakan asisten partisi, ada beberapa tips yang harus kita ikuti:


1. Backup data-data penting dengan menggunakan software backup. Meskipun asisten partisi akan menyelesaikan tugas tanpa kehilangan data, kita harus mengawasi jika tiba-tiba mati atau mati.


2. Menggabungkan partisi memerlukan dua partisi yang berdekatan satu sama lain, atau Anda dapat memindahkan partisi sehingga menjadi tetangga.


3. Jika ada beberapa program yang berjalan di partisi, asisten partisi akan memunculkan kotak dialog untuk meminta Anda bahwa itu akan beroperasi di bawah Mode PreOS.


Langkah1.Instal dan luncurkan AOMEI Partition Assistant. Klik kanan drive C dan pilih "Merge Partition" sebagai tangkapan layar.


Menggabungkan partisi


Langkah 2. Setelah langkah ini, akan muncul gambar berikut dan Anda dapat memilih partisi yang ingin Anda gabungkan. Kemudian, klik "OK" untuk melanjutkan.


Centang D Partisi


Step3.Di sini, Anda dapat melihat bahwa hanya ada drive C tetapi tidak ada drive D. Tapi, bukan berarti Anda sudah menyelesaikan pekerjaan. Klik "Terapkan" di kiri atas.


Pratinjau Hasil


Mengklik "Terapkan" akan menunjukkan kepada Anda antarmuka yang harus Anda klik "Lanjutkan", dan setelah itu, Anda telah menyelesaikannya. Tapi jika ada tulisan biru bertuliskan "Reboot diperlukan" seperti gambar berikut, itu berarti operasi akan dilanjutkan di bawah PreOS.


Melanjutkan


Selain itu, menggunakan Partition Assistant untuk menggabungkan partisi C dan partisi D sangat sederhana dan mudah. Awalnya, ini dapat berjalan tanpa me-restart komputer dan menjaga data Anda tetap aman.

Bagikan: